
Jakarta – Kuliner bercita rasa pedas memiliki banyak penggemar di berbagai belahan dunia. Sensasi panas yang dihasilkan cabai berasal dari kandungan capsaicin, senyawa yang dipercaya dapat memicu pelepasan hormon endorfin dan dopamin sehingga menghadirkan rasa senang bagi sebagian orang.
Tak heran jika banyak negara memiliki hidangan dengan tingkat kepedasan yang ekstrem. Beberapa di antaranya bahkan dikenal sebagai makanan paling pedas di dunia. Mengutip Nespresso (15/5), berikut lima sajian yang terkenal dengan rasa pedasnya.
1. Hot Wings
Hot wings merupakan olahan sayap ayam yang identik dengan balutan saus cabai super pedas. Sausnya biasanya dibuat dari perpaduan cabai habanero, cabai rawit, hingga bubuk cabai.
Pada versi yang digunakan dalam tantangan makan, hidangan ini kerap memakai cabai Carolina Reaper dengan tingkat kepedasan yang dapat mencapai sekitar 2 juta Scoville Heat Units (SHU). Sementara versi yang menggunakan cabai jalapeƱo memiliki tingkat kepedasan yang lebih ringan, berkisar 2.500 hingga 8.000 SHU.
2. Sambal Ulek
Indonesia turut masuk dalam daftar melalui sambal ulek, salah satu sambal tradisional yang dibuat dengan cara menghaluskan cabai menggunakan cobek dan ulekan.
Selain cabai, sambal ini umumnya diberi tambahan bawang putih, garam, jahe, hingga perasan jeruk nipis. Proses mengulek membuat teksturnya tetap kasar sekaligus mengeluarkan minyak alami cabai yang menghasilkan aroma lebih kuat.
Tingkat kepedasan sambal ulek sangat bergantung pada jenis cabai yang digunakan. Penggunaan cabai rawit biasanya menghasilkan rasa yang jauh lebih pedas dibanding cabai merah biasa.
3. Phall Curry
Phall curry merupakan kari bergaya Inggris-Bangladesh yang terkenal sebagai salah satu hidangan kari terpedas di dunia.
Masakan ini memadukan beberapa cabai dengan tingkat kepedasan ekstrem, seperti Carolina Reaper, Bhut Jolokia, Ghost Pepper, hingga Scotch Bonnet dan habanero. Kombinasi tersebut membuat phall curry mampu memberikan sensasi panas yang sangat kuat, bahkan dapat menyebabkan rasa mual bagi sebagian orang.
Karena itu, hidangan ini sering disajikan bersama yogurt atau makanan lain yang membantu meredakan rasa pedas.
4. Griot
Griot adalah hidangan tradisional dari Haiti yang dibuat menggunakan potongan daging bahu babi. Daging dimarinasi dengan rempah dan air jeruk asam, kemudian direbus hingga empuk sebelum digoreng sampai bagian luarnya renyah.
Keistimewaan rasa pedasnya berasal dari pikliz, yaitu acar khas Haiti yang menggunakan cabai Scotch Bonnet sebagai bahan utama. Acar tersebut memberikan sensasi pedas sekaligus menyegarkan untuk menyeimbangkan rasa gurih daging.
5. Otak-Otak Indonesia
Selain sambal ulek, otak-otak Indonesia juga disebut sebagai salah satu hidangan bercita rasa pedas. Makanan berbahan dasar ikan tenggiri yang dibungkus daun pisang ini biasanya disajikan bersama saus kacang atau kuah bercita rasa pedas.
Di beberapa daerah, seperti Kepulauan Riau, adonan otak-otak bahkan sudah dibumbui dengan cabai, bawang, kunyit, dan serai sehingga menghasilkan rasa pedas sejak proses pembuatannya. Variasinya pun beragam, mulai dari menggunakan ikan hingga tambahan daging kepiting atau sotong.
Kelima hidangan tersebut menunjukkan bahwa setiap negara memiliki cara tersendiri dalam menghadirkan sensasi pedas. Mulai dari sambal tradisional Indonesia hingga kari ekstrem asal Inggris-Bangladesh, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang menantang bagi para pencinta makanan pedas.
