
Jakarta – Pepaya merupakan buah tropis yang mudah dijumpai dan bisa dinikmati dengan berbagai cara. Selain disantap langsung, buah dengan rasa manis dan tekstur lembut ini juga dapat diolah menjadi minuman.
Jus pepaya menjadi salah satu pilihan yang praktis. Selain menyegarkan, buah ini mengandung serat, enzim, dan senyawa antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan pencernaan.
Dikutip dari Times of India, Dr. Saurabh Sethi, ahli gastroenterologi yang mendapat pelatihan di AIIMS, Harvard, dan Stanford, menjelaskan sejumlah manfaat pepaya bagi sistem pencernaan.
Menurutnya, pepaya termasuk buah yang dapat mendukung kesehatan usus. Kandungan di dalamnya berpotensi membantu mengurangi keluhan seperti kembung, sembelit, dan rasa tidak nyaman akibat asam lambung.
Kaya Serat dan Enzim
Pepaya matang menyediakan serat pangan yang dapat membantu proses pencernaan. Serat tersebut juga dapat menjadi sumber makanan bagi mikrobiota baik di dalam usus.
Berdasarkan penelitian yang tersedia di PMC, serat dalam pepaya dapat difermentasi oleh mikrobiota usus dan menghasilkan asam lemak rantai pendek yang berperan dalam menjaga lingkungan usus.
Selain serat, pepaya memiliki enzim papain. Enzim ini membantu memecah protein dalam proses pencernaan dan berpotensi membantu mengurangi gangguan pencernaan tertentu.
Kandungan antioksidan dalam pepaya juga menarik perhatian peneliti karena memiliki aktivitas yang dapat membantu melawan stres oksidatif dan peradangan.
Resep Jus Pepaya
Jika ingin mengolah pepaya menjadi minuman, bahan yang diperlukan cukup sederhana. Berikut racikan jus pepaya yang dikaitkan dengan resep Dr. Saurabh:
- 1 cangkir pepaya matang atau sekitar 145 gram, potong kecil
- 1/2 cangkir susu biasa atau santan/susu kelapa, sekitar 120 ml
- 1/2 cangkir es batu
- 1 sendok teh madu
- Sedikit kayu manis
Cara membuatnya pun mudah. Masukkan seluruh bahan ke dalam blender, kemudian proses sampai teksturnya halus dan tercampur merata.
Jus sebaiknya segera diminum setelah selesai dibuat. Jika menggunakan madu, jumlahnya dapat disesuaikan agar asupan gula tambahan tidak berlebihan.
Pepaya Bisa Jadi Pilihan Saat Diet
Selain berkaitan dengan kesehatan pencernaan, pepaya juga kerap dipilih sebagai bagian dari pola makan untuk mengontrol berat badan.
Buah ini relatif rendah kalori dan mengandung serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang. Karena itu, pepaya dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk sarapan atau camilan.
Kandungan seratnya juga membantu menjaga kelancaran buang air besar. Bagi orang yang mengalami sembelit akibat kurang serat, menambahkan buah seperti pepaya ke dalam pola makan dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian.
Pepaya juga sering dikaitkan dengan berkurangnya rasa kembung dan pencernaan yang lebih nyaman. Namun, mengonsumsi pepaya atau jus pepaya saja tidak secara khusus dapat “meluruhkan lemak perut”. Penurunan berat badan tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan keseimbangan energi.
Dengan begitu, pepaya bisa menjadi bagian dari menu sehat sehari-hari. Agar manfaatnya lebih optimal, konsumsi buah sebaiknya tetap diimbangi dengan beragam makanan bergizi lainnya.
